Pubg haram

Funtastethick

The Hero Comes From Pain

Berita Dan InformasiMobilePC

Apakah PUBG Haram?

Pubg haram

MUI Mengharamkan Game PUBG

Akhir-akhir ini kita sering mendengar atau melihat berita bahwa MUI mulai mewacanakan untuk mengharamkan game PUBG. Setelah ditelusuri, MUI hanya akan baru mengkaji sebuah game PUBG. Apakah game tersebut mempunyai nilai positif, ataukah hanya mempunyai nilai negatif. Tidak hanya game PUBG saja, MUI juga akan mengkaji game-game lainnya yang di anggap hanya mempunyai nilai negatif.

Berita munculnya MUI mengharamkan game PUBG itu adalah hoax belaka. Seperti yang kita tahu, di Indonesia kini marak muncul berita-berita hoax. Mulai dari berita tentang sosial, sampai berita tentang nasional sekalipun. Salah satu faktor maraknya berita hoax itu muncul adalah minimnya informasi atau pengetahuan terkait hal tersebut, dan kurang cermatnya seseorang dalam memahami sebuah berita.

Alasan MUI Mulai Mengkaji Game PUBG

Banyak orang bertanya mengapa MUI mulai mengkaji game PUBG. Bahkan ada beberapa orang mengatakan bahwa MUI terlambat mengambil sikap, MUI salah sasaran, dsb. Mungkin tidak semua orang mengetahui alasan MUI mulai mengkaji PUBG, jadi muncul pendapat-pendapat seperti itu. MUI mengatakan bahwa kejadian penembakan kaum muslim yang terjadi beberapa waktu lalu, apakah berhubungan dengan game PUBG atau tidak. Seperti yang kita tahu, setelah penangkapan dan interogasi pelaku, pelaku adalah seorang pemain game battle royale lainnya, yaitu Fortnite. Dan lagi-lagi berita hoax muncul yang menyatakan bahwa pelaku terinspirasi dari game tersebut.

Seperti yang kita tahu, PUBG adalah game tembak-menembak, menggunakan senjata yang hampir mirip dengan aslinya, dll. Selain itu, pemain PUBG hanyalah seorang warga sipil, yang ditempatkan pada suatu wilayah untuk hidup. Tugas utama mereka adalah membunuh satu sama lain, dan menjadi orang terakhir yang masih hidup. Hampir mirip dengan film The Hunger Games. Namun semua itu berbeda dengan game legendaris yaitu Counter-Strike atau biasa kita sebut dengan CS. CS mempunyai latar belakang yang lebih spesifik, yaitu tim militer dan teroris, bukan lagi warga sipil yang harus membunuh satu sama lain.

Jadi alasan MUI mengkaji game PUBG adalah apakah game PUBG mempunyai potensi untuk seseorang menjadi teroris atau tidak. Meskipun kita tahu, bahwa pelaku penembakan kaum muslim beberapa waktu lalu menyatakan perbuatannya tidak terinspirasi dari sebuah game, film, atau karya fiksi lainnya.

Kesimpulan

Sebagai manusia yang cerdas tentunya harus dapat memilah-milah dan tidak memakan mentah-mentah sebuah informasi. Berita lebih jahat daripada peperangan, karena mereka bukan sebuah benda runcing yang dapat dilihat. Hampir mirip dengan sebuah bakteri atau virus yang tidak dapat dilihat, tetapi menyebar dengan cepat.

Menurut saya, game tembak-menembak memang bisa berhubungan dengan kasus teroris atau semacamnya. Tetapi itu semua kembali ke faktor lingkungan. Memainkan sebuah game dengan menjalani sebuah kehidupan, lebih banyak frekuensi menjalani sebuah kehidupan. Game memang salah satu faktor eksternal yang dapat mempengaruhi seseorang. Tetapi lingkungan yang mempunyai peran besar dalam kehidupan itu sendiri. Jika ingin memperbaiki, mungkin akan lebih tepat sasaran jika memperbaiki lingkungan itu sendiri, serta menanamkan sifat-sifat baik dalam diri. Di jaman sekarang, anak kecil sudah mengenal baik dengan kebohongan, kemunafikan, drama, dll. Bahkan hal itu sudah terjadi ketika mereka belum berinteraksi dengan orang lain selain keluarganya. Dan tidak semua anak kecil dapat langsung memilah-milah, mana yang patut dilakukan, mana yang tidak.

"Jangan salahkan buah yang jatuh dari pohonnya. Tetapi bertanyalah siapa yang menanam pohon itu."
- YakZ-Creator -

Bagaimana Pendapatmu ?

%d blogger menyukai ini: